Pegawai UMI Harus Siap Dikritik oleh Pimpinan

1

Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Dr Masrurah Mokhtar MA berharap melalui Workshop Pelayanan Berkarakter, sivitas akademika  UMI Makassar dapat membangun budaya disiplin dan ihklas dalam bekerja dengan mengharap ridho Allah SWT.

Prof Masrurah mengimbau kepada semua pegawai UMI untuk tidak mengharapkan pujian dari pimpinan karena jika pujian yang diharapkan maka kekecewaanlah yang ada.

“Saya berharap pegawai tidak mengharapkan pujian, seban pujian tidak akan memberikan pujian” jelasnya, Selasa (9/2/2016).

Prof Masrurah, juatru menghimbau karyawan UMI untuk bersedia menerima kritikan dari pimpinan karena hal tersebut untuk kebaikan Univeraitas.

“Mestinya pegawai bersiap menerima kritikan dan celaan dari pimpinan agar bisa berkembang,” lanjutnya.

Melalui pelatihan ini, pegawai sivitas UMI akan diberi pengetahuan tentang tata krama, mulai dari cara berpakaian, menerima tamu, menerima telpon dan hal-hal yang berkaitan dengan kepegawaian.

“Kita beri pengetahuan kepada karyawan agar lebih profesional, ini semua untuk UMI menuju World Class Univerasity,” katanya.

Sehingga pegawai UMI diharapkan mementingkan kepentingan universitas dari pada kepentingan pribadi, jika ada urusan diluar maka harus minta izin sama pimpinan.

Share.